Kecewa Dengan Suami? Sembuhkan Dengan 5 Hal Ini

KECEWA DENGAN SUAMI – Akhir akhir ini Anda merasa kecewa dengan suami yang Anda nikahi? Dikarenakan ekspektasi Anda terhadap suami Anda, ternyata kenyataaanya jauuuuuh berbalik dari harapan Anda.

Keceewa Dengan Suami

Bahkan Anda melihat banyak hal yang membuat Anda merasa menyesal telah menikahinya? Kalau perasaan seperti ini muncul, waduuuh bisa menjadi ancaman buat rumah tangga Anda.

Ada baiknya Anda segera menyikapi perasaan kekecewaan ini. Sebab kalau tidak, khawatirnya ini akan menjadi sebuh kondisi di mana Anda tidak bisa menerima kehadiran suami Anda.

Kalau dibiarkan terus menerus, hal ini akan menjadi pemicu bagi Anda untuk meminta cerai. Atau malahan, menjadikan pemicu bagi Anda untuk mencari pelampiasan di luar sana dengan cara BER SEL LING KUH.

Hadddddddddddddddduuuuuuuuuuuuh jangan sampai ini terjadi!!!!!

Dan melalui artikel ini saya akan coba tawarkan kepada Anda sebuah solusi, untuk mengobati kekecewaan Anda terhadap suami. Namun sebelumnya, bagi Anda yang memiliki masalah dengan suami yang keras kepala dan suak menang sendiri, Anda bisa menggunakan Mustika semar mesem, untuk mendapatkannya Anda bisa menghubungi nomor 0811-2787-915.

Kecewa Dengan Suami

BACA JUGA

Lakukan Ini!!! Jika Suami Nikah Lagi Secara Diam Diam

3 Keuntungan Berumah Tangga Yang Memiliki Visi Dan Misi

Oke langsung saja, obat yang saya tawarkan bukan obat dalam bentuk pil, tapi dalam bentuk saran. Oke begini!!! Kekecewaan itu biasanya memicu amarah anda, jadi yang perlu Anda lakukan pertama kali ialah meredam Amarah.

Ya, perasaan amarah ini biasanya selalu menyertai rasa kecewa. Yang perlu Anda lakukan di sini yakni mengontrol emosi dan menghilangkan rasa amarah terlebih dahulu.

Kecewa Dengan Suami

Praktekan saran saya ini, ambil waktu sendiri jauh dari pasangan jika diperlukan, coba Tarik napas,  tenangkan jiwa. Jangan melampiaskan seluruh kekesalan Anda pada pasangan, sebab semua perkataan yang Anda lontarkan saat marah, biasanya adalah kata kata buruk. Yang pastinya akan menambah daftar penyesalan Anda.

Pokoknya, jangan sampai setelah merasa kecewa pada pasangan, Anda jadi kecewa pada diri sendiri karena telah membuat pasangan Anda sedih.

Dalam kasus ini  “”diam”” bisa menjadi pilihan penting. Lebih baik Anda meredam amarah dengan mengalihkan perhatian Anda pada hal lain.

Lantas seumpama Anda sudah merasa lebih tenang, Anda bisa melangkah ke melanjutkan tahap berikutnya.

Anda pernah dengar tidak, kuotasion dari Orang bijak? Kalimatnya tidak kurang tidak lebih seperti ini:

“Jangan pernah berharap akan sesuatu kalau tidak mau kecewa”

Menurut saya itu benar adanya. Jadi cobalah menurunkan ekpektasi anda terhadap suami. Dengan memiliki ekspektasi rendah, ketika terjadi hal yang menyenangkan walaupun cuma sedikit, rasanya jadi sangat spesial.

Sangat berbeda jika sejak awal Anda memiliki ekspektasi yang tinggiiiiiii sekali. Jika sesuatu terjadi sedikit meleset dari keinginan Anda, maka Anda akan merasa sangat kecewa.

Meski pada dasarnya, memiliki ekspektasi adalah hal yang wajar. Karena bagaimana pun juga manusia adalah makhluk yang tidak pernah bisa merasa puas.

Tapi, percayalah, bahwa Anda bisa mengontrol rasa keinginan tersebut. Turunkan ekspektasi Anda, dan rasakan sendiri bagaimana hati Anda jadi lebih lega dan ploooooong.
Mustika Semar Mesem

Karenanya Anda harus lebih Realistis!!!!

Jernihkan pikiran dan cobalah untuk lebih realistis. Menurut saya langkah ini bisa menjadi cara menghilangkan rasa kecewa pada pasangan yang selanjutnya.

Realita memang berat, karena tidak selalu sesuai dengan apa yang diinginkan. Tidak ada salahnya untuk berharap, tapi ingatlah kalau semua orang punya batasannya, begitu pula dengan pasangan Anda. Jadi, jangan berharap kalau pasangan akan selalu bisa mengikuti kemauan Anda.

BACA JUGA

WAJIB TAHU!!! 4 Sifat Istri Yang Membuat Suami Tidak Nyaman! AYAH BUNDA PAHAMI INI

BUAT YANG DILEMA! Apakah Istri Yang Selingkuh Wajib Diceraikan ? Ini Jawaban Bunda Ayu Puspita Yang Bikin Suami Kaget

Jadi Ada Baiknya Anda Jangan Berlebihan !!!

Lebay, itu kata anak muda zaman sekarang untuk menyebut sesuatu yang berlebihan pada perasaan Anda. Kalau Anda tidak mau kecewa, ya jangan lebay atau malahan baper alias terbawa perasaan.

Karenanya jangan sampai anda melebih lebihkan ekspektasi dan harapan Anda. Sadarlah, woooy sadar!!!! semakin tinggi harapan Bunda, semakin tinggi pula rasa kecewa Bunda jika hal tersebut tidak tercapai.

Makanya, jangan menaruh standar terlalu tinggi pada suami Anda. Jangan mengharapkan dia untuk selalu bisa memenuhi keinginan Anda. Jangan jadi pasangan yang baper dan lebay.

Kecewa Dengan Suami

So!! Belajar Lagi Untuk Memahami Suami Guna Menemukan Obat Kekecewaan

Menurut saya hal ini patut Anda lakukan. belajar memahami karakter, sikap, dan watak suami adalah penting. Sebab saya yakin, Anda memahami bahwa kehidupan akan selalu membawa sesuatu untuk Anda pelajari.

Anggap saja kekecewaan yang Anda rasakan saat ini merupakan salah satu racikan bumbu dalam rumah tangga Anda. Kalau Anda merasa dikecewakan, ya tidak apa-apa. Anggap itu sebagai pelajaran yang bisa menjadikan Anda manusia yang lebih baik lagi di kemudian hari.

Nah saya rasa itu yang bisa saya sampaikan, sepertinya ada 5 obat untuk menyembuhkan rasa kecewa terhadap suami. Bisa disimpulkan yakni pertama meredam amarah, lantas menurunkan ekspektasi, kemudian cobalah untuk lebih realitis, serta jangan berlebihan dan belajar memahami suami.

Semoga apa yang saya sampaikan ini bermanfaat untuk Anda.

Dan bagi Anda yang ingin mengonsultasikan masalah ketidak harmonisan rumah tangga, Anda bisa menghubungi nomor asisten saya di nomor 0811-2787-915.

Kecewa Dengan Suami

Produk & Layanan Bunda Ayu Puspita

WhatsApp Konsultasi via WhatsApp